KEDIRI – Memasuki penghujung tahun ajaran, SMK Negeri 1 Kota Kediri resmi melaksanakan gelombang terakhir Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII. Kegiatan yang berlangsung sepanjang pekan ini menjadi jadwal susulan sekaligus penutup bagi para siswa yang belum terjadwal pada gelombang sebelumnya.

UKK merupakan bagian krusial dari implementasi kurikulum vokasi, di mana setiap siswa diuji secara langsung sesuai dengan konsentrasi keahlian atau jurusan masing-masing. Ujian ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kemampuan praktik dan penguasaan teori siswa terhadap mata pelajaran produktif selama tiga tahun masa pembelajaran.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Kediri, Edy Suroto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK ini adalah instrumen utama dalam menjamin mutu lulusan agar siap terjun ke dunia kerja maupun industri. “Uji Kompetensi Keahlian ini bukan sekadar ujian akhir, melainkan pembuktian bahwa anak-anak kami telah memiliki standar kompetensi yang diakui oleh industri. Hasil dari ujian ini akan menjadi dasar penilaian sejauh mana keterampilan mereka matang di jurusannya masing-masing,” ujar Edy Suroto.

Sepanjang minggu ini, lingkungan sekolah tampak sibuk dengan aktivitas bengkel dan laboratorium sesuai jurusan yang ada. Setiap penguji, baik dari internal guru produktif maupun eksternal dari mitra dunia usaha dan industri (DUDI), melakukan penilaian ketat terhadap performa siswa.
Dengan tuntasnya gelombang terakhir ini, diharapkan seluruh siswa kelas XII SMKN 1 Kota Kediri dapat dinyatakan kompeten dan siap bersaing di dunia kerja dengan bekal sertifikasi kompetensi yang mereka raih.

Optimalisasi Kompetensi SMEKSA Rampungkan Gelombang Terakhir UKK Kelas XII