KEDIRI – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, ada pemandangan berbeda di SMKN 1 Kediri (SMEKSA) pada Senin, 13 Juli 2026 lalu. Ratusan wali murid kelas 10 tampak berkumpul memenuhi area sekolah. Bukan untuk mengambil rapor atau membayar iuran, pertemuan besar ini ternyata memegang kunci penting di balik masa depan para siswa baru.
Ada apa sebenarnya?
Sinergi Kuat, Kunci Sukses Karakter Siswa
Sekolah menyadari bahwa mendidik anak di era Gen-Z tidak bisa hanya mengandalkan guru di kelas. Oleh karena itu, SMKN 1 Kediri menggelar acara Penyampaian Informasi Pendidikan untuk Wali Murid Kelas X.
Dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Kota Kediri, Edy Suroto, S.Pd., M.M., pertemuan ini dirancang untuk menyamakan visi antara pihak sekolah dan orang tua. Tujuannya satu: membangun sinergi tanpa batas demi mendukung keberhasilan akademis maupun pembentukan karakter murid.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan kolaborasi yang kuat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan akademik maupun karakter murid,”
Apa Saja yang Dibongkar dalam Pertemuan Ini?
Para wali murid tidak sekadar duduk dan mendengarkan pidato formal. Pihak sekolah justru membeberkan “peta jalan” yang akan dilalui anak-anak mereka selama tiga tahun ke depan, di antaranya:
- Program Sekolah & Kurikulum Terbaru: Menyelaraskan apa yang dipelajari siswa di sekolah agar relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
- Layanan Kesiswaan: Layanan pendukung yang siap mengawal minat, bakat, serta kesehatan mental para siswa.
- Budaya Sekolah (Karakter): Menanamkan nilai-nilai disiplin dan etos kerja profesional sejak dini demi mencetak lulusan yang berakhlak mulia dan mumpuni sesuai jargon sekolah, #BERANI.

Mulai dari Sini, Kolaborasi Dimulai!
Dengan adanya transparansi informasi sejak awal masuk sekolah, kini tidak ada lagi sekat pembatas antara orang tua dan guru. Semua pihak sepakat untuk saling bahu-membahu mengawal mimpi anak-anak SMEKSA menuju masa depan yang gemilang.
