Kediri, 16 Januari 2026 – Keluarga besar SMKN 1 Kota Kediri menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh khidmat. Bertempat di Graha SMEKSA pada Kamis (15/1), kegiatan ini dihadiri oleh siswa dan guru.

Kepala SMKN 1 Kota Kediri berpesan bahwa salat sebagai dasar terbentuknya karakter yang menjunjung tinggi Islam. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala SMKN 1 Kota Kediri, Bapak Edy Suroto, S.Pd., M.M. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan keagamaan tahunan, melainkan pengingat untuk memperbaiki kualitas diri, terutama dalam hal kedisiplinan menjalankan kewajiban salat.

“Peristiwa Isra Mi’raj adalah perjalanan agung yang membawa perintah salat. Bagi para siswa, salat adalah dasar pendidikan karakter dalam Islam. Jika salatnya tepat waktu dan terjaga, semoga kedisiplinan dalam belajar dan bekerja di masa depan juga akan terbentuk dengan baik,” ujar Bapak Edy Suroto.

Tausiyah Interaktif bersama Gus Izzat Syaroni dengan puncak acara diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Gus Izzat Syaroni, tokoh muda kharismatik dari Bandar Kidul, Kediri. Dengan gaya penyampaian yang santai dan relevan dengan dunia remaja, Gus Izzat berhasil menghidupkan suasana.
Gus Izzat mengupas makna perjalanan malam Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha. Beliau berpesan agar generasi muda saat ini tidak kehilangan jati diri di tengah arus digital.
Poin Utama Tausiyah
- Pentingnya Adab: Menghormati guru dan orang tua sebagai kunci keberkahan ilmu.
- Konsistensi: Menjadikan salat lima waktu sebagai sarana “recharge” mental di tengah kesibukan sekolah.
- Semangat Belajar: Mengambil hikmah bahwa teknologi dan ilmu pengetahuan harus berjalan selaras dengan iman dan takwa.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Izzat Syaroni. Seluruh siswa tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Kota Kediri berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian (skill), tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat sesuai dengan ajaran Islam.
